Korupsi Dana Desa, Mantan Penjabat Bupati Buteng Ditangkap di Masjid

Jumat, 20 Mei 2022 – 17:34 WIB
Korupsi Dana Desa, Mantan Penjabat Bupati Buteng Ditangkap di Masjid - JPNN.com Sultra
Pj Bupati Buteng Abdul Mansur Amila (tengah) saat diperiksa di Kejati Sultra. Foto : Source for JPNN.com

sultra.jpnn.com, KENDARI - Mantan Penjabat (Pj) Bupati Buton Tengah (Buteng) Abdul Mansur Amila ditangkap Tim Intelejen dan Tim Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (17/5) sekitar pukul 16.10 WITA.

Abdul Mansur Amila ditangkap di sebuah masjid di Jalan Sapati, Kelurahan Boenggoeya, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, Sultra seusai melaksanakan salat Ashar.

Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sultra Dody mengatakan tersangka ditangkap setelah dinyatakan buron kurang lebih selama satu tahun sejak 2021.

"Penangkapan itu berdasarkan dengan Putusan Mahkamah Agung Nomor 2402 K/Pid.Sus/2021, tentang penyalahgunaan pengelolaan Dana Desa tahap I T.A 2015 di Kabupaten Buteng," ucapnl Dody kepada JPNN.con di ruangannya, Jumat (20/5).

Ia menyebutkan sebelumya Abdul Mansur Amila telah diadili di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri (PN) Kendari. Dan putusan Nomor 15/Pid.Sus-TPK/2020/PN Kdi tanggal 2 November 2020.

"Saat itu, terdakwa diputus bebas dan selanjutnya penuntut umum pada Kejari Buton melakukan upaya hukum Kasasi pada tanggal 9 November 2020," katanya.

Dody juga mengatakan hasil dari upaya hukum Kasasi itu dan berdasarkan putusan Mahkamah Agung Nomor 2402 K/Pid.Sus/2021 terdakwa divonis terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi penyalahgunaan anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) tahap I T.A 2015 yang bersumber dari APBD 2015.

Untuk itu, lanjutnya, Mahkamah Agung menjatuhkan pidana terhadap Abdul Mansur Amila penjara selama dua tahun dan pidana denda sebesar Rp 50 juta.

Mantan Pj Bupati Buton Tengah ditangkap usai melaksanakan salat Ashar di masjid di Kendari.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sultra di Google News

TERPOPULER

PERIODE:   6 JAM 12 JAM 1 HARI 1 MINGGU

Maaf, saat ini data tidak tersedia