Jeritan Hati Istri Polisi yang Selingkuh Digerebek di Hotel: Leher Saya Dicekik, Tangan Diborgol

Selasa, 06 September 2022 – 05:06 WIB
Jeritan Hati Istri Polisi yang Selingkuh Digerebek di Hotel: Leher Saya Dicekik, Tangan Diborgol - JPNN.com Sultra
Jeritan Hati Istri Polisi yang Selingkuh Digerebek di Hotel: Leher Saya Dicekik, Tangan Diborgol. Foto Sumeks

sultra.jpnn.com, PALEMBANG - Inilah jeritan hati dari seorang istri polisi yang digerebek di hotel mewah. Wanita berinisial EP itu mengaku nekat selingkuh dengan pria lain karena merasa tak bahagia dengan suaminya, Bripda Ade Pratama.

EP mengaku sering mendapatkan perlakuan kasar dari suaminya. Bukan hanya umpatan dan makian, tetapi sudah pada tindak kekerasan secara fisik.

Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialami EP sering terjadi hingga tetangganya pun tahu. Puncaknya, EP pernah lehernya dicekik dan tangannya diborgol di mobil.

Istri Polisi Mengaku Salah dan Meminta Maaf

EP mengakui perbuatannya. Wanita yang digerebek saat saling memuaskan di kamar hotel bintang lima di Palembang, Sumatera Selatan itu bersama dengan lelaki lain adalah tindakan yang keliru.

Anggota Bhayangkari itu juga meminta maaf kepada semua pihak yang merasa terkena dampak atas perbuatannya.

Namun, EP menjalin hubungan gelap dengan mantan kekasihnya, yang seorang anak kepala desa (kades) lantaran rumah tangga dengan Bripda Ade tidak harmonis.

EP mengatakan dia menikah dengan Bripda Ade pada Januari 2021. Dari pernikahan itu, keduanya dikaruniai buah hati seorang perempuan yang kini berusia sebelas bulan.

Tanda-tanda Ketidaharmonisan

Perempuan tersebut menuturkan sebelum menikah dengan suaminya, sudah ada tanda-tanda ketidakkeharmonisan dari pihak mertuanya hingga berjalannya resepsi pernikahan.

Inilah jeritan hati dari seorang istri polisi yang digerebek di hotel mewah yang sering mengalami KDRT. Lehernya dicekik dan tangannya diborgol

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sultra di Google News

TERPOPULER

PERIODE:   6 JAM 12 JAM 1 HARI 1 MINGGU

Maaf, saat ini data tidak tersedia