Label Halal Punya MUI Lebih Islami, Kalau Milik Kemenag?

Minggu, 20 Maret 2022 – 18:07 WIB
Label Halal Punya MUI Lebih Islami, Kalau Milik Kemenag? - JPNN.com Sultra
Label halal. Ilustrasi: Sultan Amanda/JPNN.com

sultra.jpnn.com, BANDUNG - Polemik seputar label halal MUI dan label halal baru yang diluncurkan Kemenag masih menjadi pembicaraan hangat. Label halal MUI dianggap lebih islami ketimbang label halal Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama.

“Warna hijau itu kan identik dengan islam dan religius, karena kehalalan ini hanya dimiliki oleh umat islam sehingga lebih pas,” kata Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum seperti yang dilansir JPNN Jabar, Minggu (20/3).

Orang nomor dua di Jawa Barat ini menginginkan agar logo halal yang baru bisa lebih mudah dibaca dan dipahami oleh masyarakat.

“Kalau saya pribadi, ingin logo halal yang lebih mudah dipahami oleh masyarakat,” ucapnya.

Dirinya tak menampik logo halal baru tersebut hanya dapat dimengerti oleh segilintir orang saja karena bentuk tulisannya yang sulit dimengerti.

“Saya ingin logo halal itu menggunakan warna yang jelas, dan kaligrafi yang mudah dibaca,” terang Uu.

Baginya logo sebelumnya lebih pas dari sisi warna maupun kaligrafi yang ada, karena lebih familier dan masyarakat bisa dengan mudah memahaminya.

Kendati demikian, pihaknya tetap mengikuti apapun yang ditetapakan oleh pemerintah, yang terpenting untuk kebaikan bersama.

Label halal MUI lebih islami dan jelas terbaca, lebih familier dibanding punya label halal Kemenag yang hanya orang tentu bisa tahu.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sultra di Google News

TERPOPULER

PERIODE:   6 JAM 12 JAM 1 HARI 1 MINGGU

Maaf, saat ini data tidak tersedia