Wacana Penundaan Pemilu 2024, PDIP: Kami tidak akan Jilat Ludah Kami Sendiri

Selasa, 29 Maret 2022 – 07:03 WIB
Wacana Penundaan Pemilu 2024, PDIP: Kami tidak akan Jilat Ludah Kami Sendiri - JPNN.com Sultra
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menghadiri pentas wayang dengan lakon “Sastra Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu” di Gedung Pertunjukan Wayang Orang Bharata, Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (19/3) malam. DPP PDIP

sultra.jpnn.com, JAKARTA - PDIP punya sikap tegas dengan wacana penundaan pemilu 2024. PDI Perjuangan menyatakan tidak akan menjilat ludah sendiri karena dengan tegas menolak.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengakui komunikasi Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo berlangsung intens dalam menentukan sikap terkait wacana penundaan Pemilu 2024.

Hasto juga menyebut Megawati juga menjalin komunikasi politik dengan Ketua DPR Puan Maharani dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

"Terkait dengan penundaan pemilu, sikap PDIP, sebagaimana yang disampaikan Ibu Ketum dan arahannya kepada seluruh jajaran partai, sangat tegas dan jelas bahwa sebaiknya kita setop wacana yang tidak produktif itu," kata Hasto, Senin (28/3).

Dia menegaskan sikap PDIP terhadap isu penundaan sudah final, yaitu penolakan. Penolakan itu sudah disampaikan oleh anggota DPR fraksi PDI Perjuangan dalam rapat kerja Komisi II bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Sudah disepakati 24 Februari dan sebagai pimpinan, kami tidak akan menjilat ludah kami sendiri," ujar Hasto.

Meski begitu, dia menegaskan komunikasi baik antara Megawati dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar juga tetap terjalin meskipun ada perbedaan sikap terkait penundaan pemilu. (mcr9/jpnn)

PDIP punya sikap tegas dengan wacana penundaan pemilu 2024 menyatakan menolak dan tidak akan menjilat ludanya sendiri.

Redaktur & Reporter : Arwan Mannaungeng

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sultra di Google News

TERPOPULER

PERIODE:   6 JAM 12 JAM 1 HARI 1 MINGGU

Maaf, saat ini data tidak tersedia