Sosok Lettu Marinir Iqbal Korban KKB Papua yang Dikenal Saleh
sultra.jpnn.com, KONAWE - Sosok Lettu Marinir Muhammad Iqbal meninggalkan banyak kenangan. Selain sederhana, korban Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua itu juga saleh.
"Almarhum rajin salat, baik sekali sama keluarga, penampilannya biasa-biasa saja, tidak sombong," kata Alung Faisal (21) sambil menahan kesedihan.
Alung merupakan sepupu satu kali Lettu Marinir Iqbal. Saat ditemui di rumah duka di Desa Anggotoa, Wawotobi, Konawe, Sulawesi Tenggara bercerita bahwa sosok almarhum semasa hidup selalu berbuat baik kepada keluarga.
Dia mengaku, dirinya bersama keluarga merasa sangat sedih atas meninggalnya Letnan Satu (Lettu) Anumerta Marinir Muhammad Iqbal yang gugur akibat serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Pimpinan Egianus Kogoya di Papua, Sabtu (26/3) sore, dengan menggunakan pelontar granat.
"Kami sangat kehilangan sekali, bahkan ibunya kemarin pas dengar kabar sepupu meninggal langsung pingsan, bapak almarhum tahan air mata," kata dia.
Senada dengan Kakak ipar almarhum bernama Kaharuddin ditemui usai pemakaman rumah duka di Desa Anggotoa. Dia mengatakan bahwa adik iparnya merupakan sosok yang sangat baik.
Baca Juga:
"Kalau di mata keluarga almarhum itu jujur sangat-sangat istimewa. Selain itu almarhum juga sebagai penopang keluarga, keluarga sangat sayang mencintai almarhum," katanya.
Dia mengaku, yang berkesan dari almarhum semasa hidupnya yakni sangat perhatian dengan keluarga bukan hanya kepada orang tua, tetapi saudara, kemanakan bahkan kepada sepupunya dinilai sangat baik dan perhatian.
Sosok Lettu Marinir Muhammad Iqbal, korban KKB Papua dikenal sebagai anak saleh, sederhana dan tidak sombong
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sultra di Google News