Tulisan Prof Budi Santoso, Dosen Unmul: Cara Berpikir Bukan Orang Terpelajar

Rabu, 04 Mei 2022 – 14:11 WIB
Tulisan Prof Budi Santoso, Dosen Unmul: Cara Berpikir Bukan Orang Terpelajar - JPNN.com Sultra
Foto Rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Prof Budi Santoso Purwokartiko tengah viral tersebar di ragam media sosial dampak dari tulisan status di akun miliknya di Facebook. Foto : Akun Instagram @BalikpapanTerkini.

sultra.jpnn.com, BALIKPAPAN - Tulisan Prof Budi Santoso Purwokartiko yang menyinggung mahasiswi menggunakan penutup kepala ala manusia gurun terus menuai protes. Tulisan rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Balikpapan, Kalimantan Timur itu diunggah di akun miliknya di Facebook pada Rabu (27/04) lalu.

Tulisan itu menjadi viral dan menjadi topik pembahasan dunia virtual karena dianggap rasis dan islamofobia. Salah satu penggalan yang disorot dalam tulisan itu ketika Prof Budi Santoso membandingkan mahasiswa yang ikut mobilitas ke luar negeri pada Program Dikti yang dibiayai LPDP.

“Tidak bicara soal langit atau kehidupan sesudah mati. Pilihan kata-katanya juga jauh dari kata-kata langit: insaallah, barakallah, syiar, qadarullah, dan sebagainya.

Generasi ini merupakan bonus demografi yang akan mengisi posisi-posisi di BUMN, lembaga pemerintah, dunia pendidikan, sektor swasta beberapa tahun mendatang. Dan kebetulan dari 16 yang saya harus wawancara, hanya ada dua cowok dan sisanya cewek.

Dari 14, ada dua tidak hadir. Jadi 12 mahasiswi yang saya wawancarai, tidak satu pun menutup kepala ala manusia gurun,” tulis Prof Budi Santoso.

Pengamat Hukum dari Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda Hardiansyah Hamzah turut memprotes tulisan Prof Budi Santoso.

Dalam pesan tertulisnya, Dosen Fakultas Hukum Unmul ini menilai tulisan Rektor ITK Balikpapan menggambarkan kualitas cara berpikir yang sama sekali tidak mencerminkan kualitas seorang terpelajar.

"Mereka yang kerap membangun argumentasi berdasarkan sentimen suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA) adalah mereka yang berpikir dangkal. Mencitrakan peradaban berdasarkan perbedaan biologis ras manusia, jelas merupakan tindakan rasis," ucap Hardiansyah saat dikonfirmasi JPNN.com, Sabtu (30/4).

Tulisan Prof Budi Santoso terus menuai protes. Kali datang dari Dosen Universitas Mulawarman yang menilai cara berpikir bukan orang terpelajar
Facebook JPNN.com Sultra Twitter JPNN.com Sultra Pinterest JPNN.com Sultra Linkedin JPNN.com Sultra Flipboard JPNN.com Sultra Line JPNN.com Sultra JPNN.com Sultra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sultra di Google News

TERPOPULER

PERIODE:   6 JAM 12 JAM 1 HARI 1 MINGGU

Maaf, saat ini data tidak tersedia