Minyak Goreng Langka, Wali Kota Kendari Sulkarnain Ajak Ibu-ibu Berkreasi
sultra.jpnn.com, KENDARI - Minyak goreng langka masih menjadi pemandangan di setiap pasar di Sulawesi Tenggara. Tingginya permintaan dengan tidak tersedianya barang membuat harga minyak goreng mencekik.
Di tengah pacekliknya minyak goreng, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir punya ide. Mengurangi ketergantungan terhadap minyak goreng.
Sulkarnain mengajak ibu-ibu berkreasi dengan mengkonversi makanan agar tidak menggunakan minyak goreng.
"Beberapa ide mengkonversi (masakan) mungkin dengan cara mengukus dan memanggang. Dengan cara itu kan tidak perlu minyak goreng, itu untuk membantu situasi saat ini (kelangkaan minyak goreng)," kata Sulkarnain.
Menurut Wali Kota, apabila warga memasak tidak sepenuhnya bergantung pada minyak goreng maka setidaknya bisa mengatasi kondisi yang saat ini yang tidak hanya dialami di Kota Kendari saja namun juga beberapa daerah lain.
Dalam menghadapi kelangkaan minyak goreng yang saat ini, Wali Kota juga mengimbau agar masyarakat tidak panik berlebihan yakni dengan mengonsumsi minyak goreng secara wajar.
Menurut Sulkarnain, justru sebenarnya yang membuat parah ini adalah kepanikan yang berlebihan.
Dia mencontohkan dalam sebuah rumah tangga yang biasanya hanya mengonsumsi dua liter, karena panik maka membeli 10 liter, akhirnya mengambil jatah orang lain.
Di tengah pacekliknya minyak goreng, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir punya ide. Mengurangi ketergantungan terhadap minyak goreng.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sultra di Google News