Refleksi Kematian Randi dan Yusuf, Mahasiswa Nobar Film Dokumenter

Sabtu, 24 September 2022 – 05:32 WIB
Refleksi Kematian Randi dan Yusuf, Mahasiswa Nobar Film Dokumenter - JPNN.com Sultra
Ratusan mahasiswa yang Nobar film dokumenter kematian Randi dan Yusuf Kardawi. Foto: La Ode Muh Deden Saputra/JPNN.com

sultra.jpnn.com, KENDARI - Ratusan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmi Politik (Fisip) Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) film dokumenter tragedi kematian dua mahasiswa UHO bernama Randi dan Yusuf Kardawi di halaman Fisip, UHO, Jumat (23/9).

Kegiatan tersebut digelar untuk merefleksi kembali kematian Randi dan Yusuf Kardawi yang tewas saat demonstrasi RUU KUHP di Gedung DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) pada 26 September 2019 lalu.

Pantauan awak media JPNN.com, ratusan mahasiswa yang rata-rata mengenakan baju berwarna hitam berjajar duduk di depan Gedung Dekanat Fisip, UHO sambil menyaksikan berbagai penampilan yang ditunjukan sejak sore hingga malam hari.

Koordinator Ruang Sipil Sultra Safaat mengatakan dalam kegiatan Nobar film dokumenter, pihaknya juga menampilkan berbagai pertunjukan, antara lain pembacaan puisi, orasi mimbar bebas, monolog dan diakhiri dengan pembakaran lilin untuk mengenang almarhum Randi dan Yusuf Kardawi.

"Untuk kembali membangkitkan semangat teman-teman mahasiswa yang hari ini memang sudah mulai memudar dan mulai pesimis," ucap Safaat kepada JPNN.com.

Ia menuturkan kegiatan tersebut juga untuk memasifkan konsolidasi bahwa Randi dan Yusuf tidak boleh dilupakan. 

Sementara itu, Kapolresta Kendari Kombes Muh Eka Fathurrahman mengungkapkan akan terus mendukung segala kegiatan penyampaian pendapat yang dilakukan oleh mahasiswa.

"Selagi itu positif, kami akan dukung dan siap kawal. Yang kami harap, jangan ada ajakan-ajakan untuk mengarah ke tindakan yang memprovokasi massa untuk melakukan tindakan anarkis," kata Kombes Muh Eka Fathurrahman kepada JPNN.com. (mcr6/jpnn)

Kegiatan tersebut digelar untuk merefleksi kematian Randi dan Yusuf Kardawi yang tewas saat demonstrasi di Gedung DPRD Sultra, pada 29 September 2019 lalu.

Redaktur : Arwan Mannaungeng
Reporter : La Ode Muh. Deden Saputra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sultra di Google News