Staf Pengadilan Agama Dibunuh Gegara Cinta Segitiga

Kamis, 30 Juni 2022 – 16:22 WIB
Staf Pengadilan Agama Dibunuh Gegara Cinta Segitiga - JPNN.com Sultra
Kabag Ops (kiri), Kasat Reskrim (kanan) dan Kapolres Kolaka (tengah) saat melakukan konferensi pers di Polres Kolaka. Foto : Dok. Polres Kolaka.

sultra.jpnn.com, KOLAKA - Sat Reskrim Polres Kolaka berhasil mengungkap penyebab kematian Firdaus (37) yang ditemukan tewas di Pantai Kayu Angin, Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Minggu (19/6) lalu. Pihak kepolisian menduga Firdaus telah dibunuh tiga hari sebelumnya.

Kapolres Kolaka AKBP Resza Rahmadianshah mengatakan pelaku pembunuhan tersebut dilakukan oleh pria berinisial Z di kawasan Wisata Kuliner Kolaka menggunakan sebuah badik karena persoalan asmara.

Ia menyebutkan awalnya korban bersama seorang wanita bernama Iin sedang berada di sekitar pantai dan dilihat oleh seseorang yang kemudian dilaporkan kepada Z yang memiliki hubungan asmara dengan Iin.

Setibanya Z di tempat korban dan Iin, lanjutnya, Firdaus dan pelaku langsung beradu mulut hingga akhirnya terjadi perkelahian antara keduanya.

“Saksi Iin dan Z juga memiliki hubungan asmara. Dihampiri oleh Z kemudian ada adu mulut dan kemudian berkelahi lagi sampai di laut. Saat itu, Z mengeluarkan badik lalu menusuk korban di bagian perut,” ucap Resza saat melakukan konferensi pers, Kamis (30/6).

Kapolres yang baru saja dilantik itu mengungkapkan setelah melakukan pembunuhan itu, pelaku langsung melarikan diri ke Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel). Namun, tak berlangsung lama, tim Sat Reskrim Polres Kolaka berhasil membekuknya.

Resza menuturkan pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa baju kaos lengan panjang dan celana hitam milik korban dan badik yang digunakan pelaku untuk menikam korban sementara dilakukan pencarian karena telah dibuang oleh pelaku ke laut.

“Di depan ini adalah barang bukti berupa baju kaos lengan panjang dan celana hitam milik korban. Untuk alat yang digunakan tersangka untuk membunuh korban sampai saat ini masih dalam proses pencarian. Berdasarkan keterangan tersangka dibuang ke laut,” katanya.

Korban dan Z sempat beradu mulut sebelum akhirnya berkelahi hingga di pantai dan tewas ditikam.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sultra di Google News