Derita Perajin Tempe, Pernikahan Tertunda Sampai Muncul Istilah Babi China

Selasa, 22 Februari 2022 – 09:12 WIB
Derita Perajin Tempe, Pernikahan Tertunda Sampai Muncul Istilah Babi China - JPNN.com Sultra
Sejumlah perajin usaha tempe dan tahu kembali mengeluhkan kenaikan harga kedelai secara drastis tersebut. Foto: Ricardo/JPNN.com

Dua kondisi itu menyebabkan suplai kedelai menjadi sangat terbatas sehingga harga menjadi naik.

Namun Luthfi berjanji akan segera mengatasi masalah kenaikan harga kedelai. Dia merancang mitigasi kebijakan di kementerian yang dipimpinnya.

"Sekarang kami sudah menyiapkan mitigasi untuk harga kedelai tersebut. Kami akan putuskan pada kesempatan pertama minggu depan. Nanti akan saya umumkan kebijakannya," katanya. (JPNN)

Perajin tempe menuntut pemerintah menstabilkan harga kedelai harganya tidak menentu.

Redaktur & Reporter : Arwan Mannaungeng

Facebook JPNN.com Sultra Twitter JPNN.com Sultra Pinterest JPNN.com Sultra Linkedin JPNN.com Sultra Flipboard JPNN.com Sultra Line JPNN.com Sultra JPNN.com Sultra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sultra di Google News

TERPOPULER

PERIODE:   6 JAM 12 JAM 1 HARI 1 MINGGU

Maaf, saat ini data tidak tersedia