Masuk Best Practice Autis, Kualitas SLB Harus Ditingkatkan

Jumat, 05 Agustus 2022 – 06:37 WIB
Masuk Best Practice Autis, Kualitas SLB Harus Ditingkatkan - JPNN.com Sultra
Kadis Dikbud Sultra Drs Asrun Lio, M.Hum,PhD (ketiga kiri belakang). Foto Antara

sultra.jpnn.com, KENDARI - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sultra Asrun Lio mengatakan kualitas Sekolah Luar Biasa (SLB) harus terus ditingkatkan.

Menurutnya, prestasi masuk 10 besar nasional Best Practice Autis yang dicapai harus dijadikan pemicu untuk terus meningkatkan kompetensi.

Salah satunya adalah pelatihan peningkatan mutu pendidik guru imbas dan kepala sekolah imbas luar biasa (SLB) di Sultra.

Akademisi Asal Bombana Moronene ini mengakui, kegiatan pelatihan tersebut sebagai tindak lanjut terhadap peningkatan kompetensi.

Demikian pula halanya dengan melakukan perubahan kelembagaan dari SDLB Negeri menjadi SLB Negeri, sehingga cakupan pelayanan pendidikan SLB yang diberikan tidak hanya sebatas usia SD saja, namun juga mulai dari tingkatan TK, SMP, hingga SMA.

Asrun yang juga Pj Sekda Pemprov Sultra melanjutkan, melalui perubahan kelembagaan menjadi SLB tersebut juga, membuat sekolah-sekolah dimaksud yang tersebar di seluruh Provinsi Sultra, dapat terbaca di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

"Setelah kita melakukan perubahan kelembagaan, maka langkah selanjutnya adalah peningkatan kompetensi," tutur lulusan S3 The Australian National University Canberra ini.

Asrun Lio menambahkan, setelah kegiatan pelatihan peningkatan mutu pendidik guru imbas dan kepala sekolah imbas luar biasa (SLB) tersebut, para kepala sekolah imbas maupun mitra, dapat mengaplikasikan serta mengimbaskannya, baik itu kepada kepala sekolah imbas maupun guru imbas SLB.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sultra Asrun Lio mengatakan kualitas Sekolah Luar Biasa (SLB) harus terus ditingkatkan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sultra di Google News